GERMAS Wujudkan Indonesia Sehat

Pasti pernah kan ya lihat iklan GERMAS di TV? Iklan yang dipersembahkan oleh Kementrian Kesehatan ini, mengajak kita untuk lebih sadar akan pentingnya pola hidup sehat, iklan tersebut juga menjadi reminder tersendiri buat saya sebagai seorang Ibu. Ya karena sayalah yang menentukan menu makanan yang akan dikonsumsi keluarga sampai urusan kebersihan rumah. Awalnya sayuran dan buah belum menjadi daftar menu harian yang selalu kami konsumsi. Terlebih Arfa masih picky eater untuk urusan sayuran. Sekarang jadi tantangan tersendiri bagi saya untuk menyelipkan sayuran dalam makanan kesukaannya. Gara-gara sering lihat iklan GERMAS, saya jadi gemar membeli ikan dibandingkan dengan daging ayam atau daging unggas lainnya. Sekarang sayuran dan buah-buahan masuk ke dalam list belanjaan, excited untuk berburu sayur dan buah-buahan segar nih…

Pada Minggu 12 November 2017 kemarin saya bisa berburu buah-buahan segar loh di Car free Day Bundaran HI Jakarta. Di CFD?? Iyaa jarang banget kan ada bazar buah-buahan lokal yang murah. Booth buah-buahan segar itu disediakan oleh Kemenkes dalam rangka menyambut hari ulang tahun Kemenkes yang ke-53.

Tersedia berbagai aneka buah lokal yang segar. Harganya juga tidak terlalu mahal. Beberapa buah sudah disajikan dalam bentuk potongan-potongan kecil, sehingga kita bisa langsung makan.

Saya dan teman-teman dari Blogger Crony turut memeriahkan acara puncak dari HUT Kemenkes. Acara tersebut dihadiri oleh Mentri Kesehatan Ibu Nila Moeloek, jajaran pejabat dari kementrian kesehatan, ribuan pegawai PNS hingga wakil presiden Bapak Jusuf Kalla beserta Ibu Mufida. Kawasan bundaran HI dipenuhi lebih dari 10.000 orang berkaos navy dengan tulisan GERMAS ditambah aneka booth kesehatan gratis.

Acara HUT Kemenkes diawali dengan senam peregangan serentak yang diikuti oleh ribuan peserta termasuk Jajaran dari Kementrian Kesehatan. Senam peregangan ini salah satu langkah nyata dari program GERMAS yaitu melakukan aktifitas fisik. Aktifitas fisik membantu tubuh untuk bugar dan mengurangi resiko nyeri otot. Ternyata cukup 10-15 menit saja setiap harinya, menggerakkan badan dan melemaskan otot.

Manfaat lainnya adalah meningkatkan sirkulasi darah, melatih keseimbangan tubuh dan mengurangi stress. Saya dan teman-teman sangat antusias mengikuti senam peregangan ini, apalagi senam peregangan ini berhasil memecahkan rekor dunia, wow dunia loh..

Selain senam peregangan, HUT Kemenkes ke 53 diisi dengan berbagai macam kegiatan seru lainnya. Seperti hiburan dari artis ibukota, karnaval kesehatan dan konference call dengan berbagai daerah yang saat itu juga merayakan HUT Kemenkes. Sambutan penuh pesan juga diberikan oleh Bapak Jusuf Kalla dan Ibu Nila, harapan mereka agar GERMAS ini bisa membangkitkan kesadaran kita untuk lebih sehat. Gerakan yang dicanangkan oleh Kementrian Kesehatan ini sangat berperan penting untuk memperbaiki kondisi kesehatan Indonesia. Selaras dengan tema yang diusung pada HUT Kemenkes yaitu Sehat Keluargaku Sehat Indonesiaku. Yes! kesehatan sebuah bangsa ditentukan dari kesehatan unit terkecilnya yaitu keluarga. Gerakan Masyarakat Hidup Sehat ( GERMAS ) ini ternyata tidak hanya dengan konsumsi buah sayur dan ikan loh. Kita bisa mulai dengan hal sederhana seperti aktifitas fisik, istirahat yang cukup dan menjaga kebersihan rumah serta lingkungan. Selain itu perlu langkah preventif lainnya agar tubuh ini tidak mudah sakit. kita harus jadi anggota keluarga yang CERDIK supaya pelaksanaan Germas bisa optimal merubah pola hidup masyarakat Indonesia.

C : Cek Kesehatan secara dini dan berkala

Personally, point ini jadi peer buat saya, karena kalau gak sakit ya saya dan keluarga gak pernah cek kesehatan. Mungkin banyak juga ya yang mengalami hal tersebut. Apalagi beberapa pemeriksaan kesehatan tanpa adanya keluhan sakit tidak gratis dan belum di cover asuransi (asuransi yang saya miliki), jadi rasanya berat kalau harus merogoh kocek untuk melakukan medical checkup. Ternyata medical checkup itu penting dilakukan sebelum adanya keluhan sakit. Beberapa penyakit justru datang tanpa gejala apapun, sehingga deteksi dini dengan medical checkup dapat membantu mengetahui kondisi kesehatan tubuh terdalam. Yuk mulai kita rencanakan untuk melakukan pemeriksaan secara dini dan berkala.

E : Enyahkan Asap Rokok

Sudah tau donk kalo yang namanya rokok itu isinya racun yang membunuh. Sudah tau racun tapi masih banyak ya yang hisap. Saya suka menegur langsung orang-orang yang merokok di sembarangan tempat apalagi sudah melihat jika saya menggendong bayi. Dia membagi racun melalui asap rokoknya…rasanya gregetan. Sudah banyak upaya yang dilakukan pemerintah untuk menekan angka perokok di Indonesia, tapi sayangnya kesadaran individu masyarakat masih sangat kurang. Kalau bahas kenapa mereka masih merokok pasti akan jadi satu buku, tapi sekarang tugas kita untuk membuat lingkungan kita bebas asap rokok. Sejauh ini saya masih melakukan teguran langsung jika ada yang merokok sembarangan. Semoga kedepannya Indonesia bisa bebas asap rokok.

R : Rajin Olahraga

Apa jadinya jika otot-otot di tubuh ini gak pernah diajak gerak. K.A.K.U donk ya, mengganggu fungsi kerja organ dalam tubuh dan resiko kecelakaan otot atau cidera bisa lebih besar. Berkat hadir di acara HUT Kemenkes kemarin, saya jadi tau kalau olahraga itu sebenernya gak perlu yang berat-berat juga. Gak perlu lari berkilo-kilo meter, fitness berjam-jam ataupun olahraga berat lainnya. Cukup 10-15 menit saja goyang-goyang gerakkin badan setiap hari. Nah buibu yang kerjanya 24 jam sehari urus ini itu ternyata sudah melakukan aktifitas fisik loh. Jadi hakikatnya hanya membuat anggota tubuh dan otot kita bergerak kok. Sebaiknya hal ini dilakukan secara rutin sehingga bisa menjadi healthy lifestyle kita.

D : Diet Sehat dengan kalori seimbang

Beredar banyak diet yang salah dan justru membahayakan bagi kesehatan tubuh. Sebaiknya diet dilakukan dengan konsultasi ke dokter terlebih dahulu. Diet bukan berarti berhenti makan tapi bagaimana mengatur jumlah makanan dengan proporsional. Kalau saya sih masih belum bisa berhenti makan sebelum kenyang, upss becanda dan jangan ditiru ya….

I : Istirahat yang cukup

Kerjaan yang terasa tidak ada habisnya, tumpukan deadline atau hobi nonton hingga shubuh (upss itu saya yang dulu) dapat membuat kita kekurangan waktu untuk istirahat. Padahal tubuh ini butuh waktu untuk istirahat, menstabilkan fungsi kerja organ tubuh dan perlu untuk calm down. Yuk jauhi begadang dan sediakan waktu yang cukup untuk istirahat.

K : Kelola Stress

Stres..siapa sih yang gak pernah stress. Pasti pernah donk ya. Stres merupakan reaksi alami tubuh ko, yang bahaya adalah jika stress tidak dikelola dengan baik, dampaknya bisa menggangu kesehatan jiwa dan pastinya kesehatan tubuh juga ikut terganggu. Gimana cara mengelola stress? Bisa di intip disini

Semoga program GERMAS yang dicanangkan pemerintah dapat berjalan optimal guna Indonesia yang lebih sehat. Kita mulai dari anggota keluarga untuk sadar akan pentingnya menjaga kesehatan tubuh serta lingkungan. Sehingga terbentuk  individu-individu masyarakat yang sudah memiliki pola hidup sehat.

One Comment

Leave a Reply