Education,  Lifestyle

Saatnya Millenial Lakukan Perubahan

The older you get, the faster time seems to go. Pernah juga gak sih ngerasa kok kayaknya waktu makin cepat seiring umur yang makin nambah, perasaan baru kemarin liat anak masih newborn ehh sekarang dia udah bisa lari. Ini yang sedang saya rasakan di usia hampir kepala 3. Yahh walaupun ada yang bilang santai aja lah jalanin hidup yang penting anak-anak bisa sekolah, toh waktu yang terasa cepat ini bukti kita benar-benar enjoy dalam menjalaninya ko #gituya. Tapi hal tersebut sangat berlawanan dengan apa yang sering terjadi saat ini, seperti biaya kebutuhan sehari-hari yang semakin melonjak, biaya pengobatan yang tidak bisa diprediksi sampai sulitnya memilki investasi jangka panjang. Kayaknya gak mungkin deh untuk ‘santai’ gitu aja tanpa merencanakan apapun.

Mendadak muncul banyak pertanyaan di kepala, apa yang sudah saya dan suami siapkan ya untuk anak-anak kelak? Bagaimana perencanaan kami untuk mengcover biaya pendidikan dan kesehatan mereka atau apa yang menjadi ‘modal’ kami agar tetap produktif di usia tua nanti.

Banyak harapan tapi belum matang dalam merencanakan how to make it into reality. Ya saya termasuk ke dalam generasi millennial, generasi yang saat ini sedang naik daun. Generasi yang lahir antara tahun 1980-2000an, lahir dimana teknologi sudah berkembang, social media enthusiast, punya banyak keinginan untuk ‘mengeksplor potensi diri’ namun pada umumnya tidak memiliki persiapan atau perencanaan yang baik dalam segi finansial.

Hal tersebut sejalan dengan hasil riset bahwa hanya 31% millenials yang memiliki perencanaan keuangan cukup matang bahkan 13% tidak memiliki rencana sama sekali. Yuk beranikan diri menjadi #LifeChanger yang membawa perubahan positif, ini keuntungannya :

  • Membuka Peluang Usaha Untuk Diri Sendiri Maupun Orang Lain

Life Changer akan mendorong kita untuk menjadi seorang entrepreneur dimana kita bisa mendapatkan peluang usaha dan pendapatan sesuai dengan apa yang kita inginkan. Hal ini sangat sesuai dengan karakter millennial seperti kita yang cenderung suka berkreasi, fokus pada waktu yang fleksibel dan ingin bebas dalam menentukan tujuan. Yaa seorang entrepreneur bisa mandiri dalam menentukan tujuan usaha bahkan hasilnya. Tidak hanya membuka peluang untuk diri sendiri tapi kita bisa menjadi jembatan rezeki untuk orang lain.

  • Upaya Nyata Mewujudkan Mimpi

Para millennial memiliki banyak potensi karena mereka sudah melek akan teknologi, mudah mengakses segala informasi sehingga mampu mengembangkan diri di banyak aspek. Sayangnya potensi tersebut tidak diimbangi dengan kesiapan diri merencanakan keuangan sejak usia masih produktif. Hal ini awalnya juga belum terfikirkan oleh saya dan suami. Padahal di usia kami yang masih produktif sebaiknya kami mulai merencanakan keuangan dan menyiapkan ‘modal’ agar usia tua nanti kami tetap memiliki ‘jaminan’ menjalani hari tua tanpa kendala finansial.

Salah satu bentuk usaha yang Pernah Aku Coba
  • Manfaatkan Platform Digital Untuk Berinteraksi. Era digital saat ini memberikan banyak kemudahan dalam mengakses berbagai informasi. Apalagi para millennial yang setiap harinya pasti menggunakan internet sebagai wadah dalam berkomunikasi dan mengakses informasi. Platform digital itulah yang disarankan Ibu Karin untuk dimanfaatkan untuk menyebarkan edukasi tepat mengenai manfaat asuransi.
  • Aktif untuk memposting konten edukatif di social media. Yuk selingi feed social media kita dengan konten yang edukatif, kita buat diri kita menjadi jembatan informasi positif untuk orang lain.
  • Menjadi Partner dan Sosial Influencer. Para millennial saat ini sebagian besar menjadikan social influencer sebagai role model mereka, biasanya apa yang mereka bagi dan informasikan akan mudah diyakini kebenerannya oleh para millennial.
  • Menjadi Bagian Dari Lifestyle Para Millennia
  • Do it Now,  #LifeChanger membawa perubahan positiif bagi kehidupan kita dan orang di sekitar kita. Kita rencanakan perlindungan terbaik bagi kehidupan di masa depan.

 

Leave a Reply